- Isu Demo Besar Juli 2026, Kapolda Kepri Garansi Batam Tetap Aman dan Ramah Investor
- Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Duet Amsakar-Li Claudia Sukses Tembus Target Investasi Rp69,3 Triliun
- Amankan Objek Vital Nasional, Kodaeral IV Perkuat Sinergi Energi Bersama Pertamina di Bintan
- Sinergi RSBP Batam-BPJS Ketenagakerjaan: Pastikan Pekerja Batam Dapat Pelayanan Cepat dan Aman
- Batam Rasa Bali, Intip Serunya Yoga Tepi Laut dan Splashcation Juni Ini di Harris Resort Barelang
- Harga Pertamax di FTZ Batam Naik Jadi Rp15.500 per Liter, Pertalite dan Biosolar Tetap
- Mangkuk Gizi dan Pelukan Hangat Prajurit Tuah Sakti di Pedalaman Puncak Jaya
- Penuhi Hak Kesehatan Warga Binaan, Rutan Batam Deteksi Dini Penyakit Menular lewat VCT Mobile
- Dari Minus Melejit ke 15,54 Persen: Rekor Pertumbuhan Ekonomi Anambas Guncang Kepri
- Menggemaskan bak Sarjana, 34 Siswa TK Ar-Rahman Marina Batam Ikuti Prosesi Wisuda Angkatan II
Cerita Hari Palang Merah Internasional: Tanah Papua Tanah Pengabdian TNI Satgas 136 Tuah Sakti

Keterangan Gambar : Salah seorang prajurit TNI Angkatan Darat dari Satgas Yonif 136/TS sedang mendonorkan darahnya di RSUD Mulia, Puncak Jaya, Papua Tengah, Jumat (8/5/2026). /arsip Satgas 136
KORANBATAM.COM - Di Timur Indonesia, dibalik hening pegunungan dan debur ombak pasifik berdetak semangat pengabdian yang tak pernah padam.
Di tanah yang kaya akan budaya, di bumi cendrawasih yang megah, TNI Angkatan Darat (AD) dari Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) 136/Tuah Sakit (TS) melangkah bukan untuk menaklukkan, tetapi untuk menyatu dan mengabdi.
Ini adalah kisah tentang harapan, tentang jembatan yang menghubungkan kemanusiaan dan pengabdian.
Ini adalah langkah TNI Angkatan Darat di Tanah Papua dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Mei 2026, Satgas Pengamanan Perbatasan Mobile Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) Yonif 136 Tuah Sakti melaksanakan kegiatan donor darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Satgas terhadap kemanusiaan sekaligus upaya membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kehadiran mereka tak sekedar menjaga keamanan wilayah perbatasan, namun juga hadir memberi manfaat maupun harapan bagi masyarakat Papua Tengah melalui aksi kemanusiaan.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Yonif Raider Khusus (RK) 136/TS, Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Yudi Satria Prabowo menyampaikan bahwa, kegiatan donor darah tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat.
“Momentum Hari Palang Merah Internasional ini menjadi pengingat bahwa setetes darah yang kami berikan sangat berarti bagi keselamatan nyawa sesama. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan serta mempererat hubungan antara Satgas dan warga di Puncak Jaya,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat pagi.
Semangat kemanusiaan yang hadir dalam kegiatan itu diharapkan mampu menumbuhkan rasa saling peduli dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat Papua.
(iam)







.gif)





















