- Ekonomi Tumbuh 6,76 Persen, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional
- Pertumbuham Ekonomi Batam Triwulan IV 2025 Menguat, Capai 7,49 Persen
- Pastikan Layanan Energi Sesuai Standar bagi Masyarakat, Pertamina Sumbagut Cek 15 SPBU dan 2 SPPBE
- Sambil Beri Santunan, Satrol Kodaeral IV Gelar Buka Bersama Satuan dan Anak Yatim
- CIMB Niaga Resmikan Digital Branch di Bogor
- Pertamina Sumbagut Peringati Nuzulul Quran dan Santuni Anak Yatim
- Polri Hadir dalam Genggaman Ponsel, Polsek Batu Ampar Intensifkan Layanan Darurat 110
- Simak Ya, Tips Mudik Aman Keluarga Bahagia dari Pak Polisi Polsek Bengkong
- Pertamina Sumbagut Selenggarakan Pasar Berkah Ramadan untuk Dukung Promosi Produk UMKM
- Bakti Sosial Ramadan, Polisi Batu Ampar Bagikan Beras ke Lansia
Edukasi Jantung Bawaan, RSBP Batam Dorong Deteksi Dini

Keterangan Gambar : Agenda edukasi jantung bawaan terhadap pasien di RSBP Batam, Kamis (12/2/2026). /arsip BP Batam
KORANBATAM.COM - Dalam rangka meningkatkan literasi kesehatan jantung, Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam menggelar edukasi terbuka mengenai Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini ramai diikuti oleh pasien serta keluarga pasien di ruang tunggu Poliklinik Jantung RSBP Batam.
Ketua Tim Proctorship PJB RSBP Batam, dr Priyandini Wulandari, Sp.JP(K), FIHA, FASCC, mengatakan bahwa, edukasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai deteksi dini, pengobatan dan peran keluarga dalam penanganan penyakit jantung bawaan.
“Selain itu, edukasi ini merupakan bagian penting dari keberhasilan pelayanan PJB di RSBP Batam sekaligus membangun kewaspadaan serta kesadaran masyarakat untuk berkonsultasi,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung interaktif disertai antusiasme para peserta saat sesi diskusi seputar proses tindakan hingga pola hidup pascapenanganan PJB.
Pada kesempatan yang berbeda, Ketua Fellowship Kardiologi Intervensi (FErKI) Batam, dr. Fandi Ahmad mengatakakan bahwa, edukasi publik menjadi pelengkap penting dari upaya deteksi dini dan pelayanan medis.
Menurutnya, pemahaman yang baik di tingkat keluarga akan mempercepat proses penanganan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Senada dengan dr. Fandi, Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, SpJP, menyampaikan bahwa, kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari rangkaian layanan jantung RSBP Batam pada awal tahun 2026.
“Sesuai arahan pimpinan BP Batam, kami berkomitmen agar RSBP Batam tidak hanya fokus pada layanan kuratif, tetapi juga edukatif dan preventif,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa, seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan upaya RSBP Batam untuk mewujudkan nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir dan Akurat) dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien serta kebermanfaatan sosial bagi masyarakat.
(red)







.gif)





















