- Investasi India di Batam Terus Melaju, Tembus Rp258,6 Miliar
- Tugas Pertama Duwis Encik Puan Batam 2026 Tampilkan Ragam Busana Melayu di Rapat Paripurna DPRD
- Satgas 136 Tuah Sakti Melangkah Bukan untuk Menaklukkan, Tetapi Menyatu dan Mengabdi di Bumi Cendrawasih
- Cerita Hari Palang Merah Internasional: Tanah Papua Tanah Pengabdian TNI Satgas 136 Tuah Sakti
- Rutan Batam Ikrar Bersih Gelar Razia dan Tes Urine
- TNI Kebut Pembangunan Jembatan Garuda di Karimun untuk Pulihkan Konektivitas
- CIMB Niaga Perkuat Kolaborasi dengan Agen Properti di Jawa Barat
- Bersama Delegasi Penjara Malaysia, Rutan Batam Perkuat Sinergi Lintas Negara di Pemasyarakatan
- Pertamina Sumbagut Perkuat Kesiap-siagaan Penanganan Darurat di SPBU
- Sertijab di Batam, AKP Tigor Dabariba Resmi Pimpin Wilayah Hukum Bengkong
Gerak Cepat, Polsek Bengkong Bersama Nelayan Berhasil Temukan Remaja Tenggelam di Alur Laut Tanjung Buntung

Keterangan Gambar : Proses evakuasi jasad Yezkiel, remaja 13 tahun yang tenggelam saat berenang di Alur Laut Tanjung Buntung, Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (18/4/2026). /arsip Polsek Bengkong
KORANBATAM.COM - Seorang remaja meninggal dunia saat berenang bersama rekannya di alur laut Nelayan Tanjung Buntung. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Sabtu (18/4/2026) siang.
Berdasarkan data yang diterima, korban diketahui bernama Yezkiel (13 tahun), yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat korban berenang di sekitar lokasi kejadian. Namun, pada pukul 14.10 Wib korban diduga terseret arus dan tenggelam.
Menindaklanjuti laporan itu, Kepolisian Sektor (Polsek Bengkong) bersama sejumlah warga bergerak cepat mencari korban yang tenggelam tersebut menggunakan boat nelayan.
Upaya pencarian membuahkan hasil, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah 1 jam pencarian menggunakan speedboat milik nelayan.
Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra, S.K.K.K., membenarkan perihal kejadian tersebut. Dia mengatakan, jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan setelah dievakuasi ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Tanjung Buntung.
“Iya benar, dan Alhamdulillah sudah ditemukan jasad korban. Tadi saya bersama Kanit Intelkam Polsek Bengkong, Ipda Achmad Fikri Ramadhona turun langsung mencari korban yang tenggelam dengan dibantu beberapa nelayan,” ucapnya lewat sambungan telepon WhatsApp saat dikonfirmasi KoranBatam.
Atas peristiwa ini, Endra mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan, terutama di sungai dengan arus yang bisa berubah secara tiba-tiba.
Masyarakat juga diingatkan untuk mengutamakan keselamatan, terutama bagi yang tidak bisa berenang serta menghindari aktivitas di sungai atau laut dengan arus deras.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di lokasi wisata, pantai atau aliran sungai.
KoranBatam berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca.
(iam)







.gif)





















