- Ekonomi Tumbuh 6,76 Persen, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional
- Pertumbuham Ekonomi Batam Triwulan IV 2025 Menguat, Capai 7,49 Persen
- Pastikan Layanan Energi Sesuai Standar bagi Masyarakat, Pertamina Sumbagut Cek 15 SPBU dan 2 SPPBE
- Sambil Beri Santunan, Satrol Kodaeral IV Gelar Buka Bersama Satuan dan Anak Yatim
- CIMB Niaga Resmikan Digital Branch di Bogor
- Pertamina Sumbagut Peringati Nuzulul Quran dan Santuni Anak Yatim
- Polri Hadir dalam Genggaman Ponsel, Polsek Batu Ampar Intensifkan Layanan Darurat 110
- Simak Ya, Tips Mudik Aman Keluarga Bahagia dari Pak Polisi Polsek Bengkong
- Pertamina Sumbagut Selenggarakan Pasar Berkah Ramadan untuk Dukung Promosi Produk UMKM
- Bakti Sosial Ramadan, Polisi Batu Ampar Bagikan Beras ke Lansia
Ini Dia Ranto dan Zhazha, Pemeran Utama Film Sejauh Doa Cahaya Batam

Keterangan Gambar : Swara Batam resmi meluncurkan film layar lebar perdana bertajuk Sejauh Doa Cahaya Batam melalui tim Swara Movie Project.
KORANBATAM.COM - Industri kreatif Batam kembali mencatatkan capaian baru. Organisasi solidaritas pembawa acara Master Ceremony (MC) yang tergabung dalam Solidaritas Pembawa Acara (Swara) Batam resmi meluncurkan film layar lebar perdana bertajuk Sejauh Doa Cahaya Batam melalui tim Swara Movie Project.
Gala premiere film tersebut digelar pada tanggal 13 Februari 2026 kemarin di bioskop Cinepolis Cinemas Mall K-Square, dan disambut antusias oleh pelaku seni, unsur pemerintah serta komunitas perfilman lokal.
Film yang disutradarai Alfredo Sihombing itu mengangkat esensi budaya lokal Batam yang dibalut kisah cinta, dinamika keluarga hingga potret perjuangan para perantau.
Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi demografis Batam sebagai kota industri yang dihuni masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Pemeran Rio dan Ralin yang diperan dengan apik dan sangat menjiwai Ranto-Zhazha, keduanya adalah MC Swara yang didapat melalui seleksi ketat.
“Saya tidak menyanka terpilih menjadi pemwran utama, sebab yang mengikuti audisi teman teman bagus bagus semua, mungkin sutradara Bang Edo dapat menemukan roh dari pemeran utamanya dari kami,” ujar mereka berdua secara bersamaan.
Ranto dan Zhazha secara kebetulan sehari hari sebagai MC Swara juga bekerja perusahan asing ternama di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Seluruh pemain dalam film ini merupakan anggota Swara yang telah melalui proses seleksi. Karakter utama, Rio dan Ralin diperankan oleh Ranto dan Zhazha menambahkan meski menjadi pengalaman pertama tampil dalam film panjang kami berusaha membangun chimistry sehingga dapat memerankan tokoh Rio dan Ralin juga dengan pemeran pemeran lainya. Ketua Swara Batam, Maharani Purba mengaku bangga atas capaian tersebut.
“Saya sangat terharu. Di tengah berbagai keterbatasan dan kesibukan anggota sebagai MC, tim Swara Movie Project mampu menuntaskan produksi ini. Terima kasih kepada seluruh sponsor, khususnya SMA Kartini yang terlibat langsung dalam proses produksi,” ucapnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata yang hadir mewakili Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam pada peluncuran film tersebut. Ia menilai film merupakan subsektor penting dalam ekosistem industri kreatif.
“Film adalah salah satu subsektor industri kreatif yang strategis. Melalui film ini, kita tidak hanya menyajikan cerita, tetapi juga memperkenalkan potensi budaya dan destinasi wisata Batam kepada khalayak luas. Ini menjadi bukti bahwa pelaku kreatif lokal mampu naik kelas,” kata Ardiwinata kepada KoranBatam.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Batam melalui Disbudpar Batam akan terus mendorong lahirnya karya-karya kreatif berbasis lokal yang mampu memperkuat citra Batam sebagai kota industri sekaligus kota pariwisata.
Meski tidak ditayangkan secara komersial luas, peluncuran film berlangsung meriah. Sejumlah tokoh perfilman Batam, seniman, budayawan serta perwakilan asosiasi pariwisata turut hadir memberikan dukungan.
Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat apresiasi dari Disbudpar Batam kepada seluruh tim Swara Movie Project sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam memajukan industri kreatif daerah.
(iam)







.gif)





















