- Isu Demo Besar Juli 2026, Kapolda Kepri Garansi Batam Tetap Aman dan Ramah Investor
- Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Duet Amsakar-Li Claudia Sukses Tembus Target Investasi Rp69,3 Triliun
- Amankan Objek Vital Nasional, Kodaeral IV Perkuat Sinergi Energi Bersama Pertamina di Bintan
- Sinergi RSBP Batam-BPJS Ketenagakerjaan: Pastikan Pekerja Batam Dapat Pelayanan Cepat dan Aman
- Batam Rasa Bali, Intip Serunya Yoga Tepi Laut dan Splashcation Juni Ini di Harris Resort Barelang
- Harga Pertamax di FTZ Batam Naik Jadi Rp15.500 per Liter, Pertalite dan Biosolar Tetap
- Mangkuk Gizi dan Pelukan Hangat Prajurit Tuah Sakti di Pedalaman Puncak Jaya
- Penuhi Hak Kesehatan Warga Binaan, Rutan Batam Deteksi Dini Penyakit Menular lewat VCT Mobile
- Dari Minus Melejit ke 15,54 Persen: Rekor Pertumbuhan Ekonomi Anambas Guncang Kepri
- Menggemaskan bak Sarjana, 34 Siswa TK Ar-Rahman Marina Batam Ikuti Prosesi Wisuda Angkatan II
Rutan Batam Ikrar Bersih Gelar Razia dan Tes Urine

Keterangan Gambar : Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam menggelar kegiatan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba dan Penipuan. /arsip Rutan Batam
KORANBATAM.COM - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam menggelar kegiatan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba dan Penipuan. Hal ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan Rutan yang aman, bersih dan berintegritas.
Dalam siaran pers Jumat (8/5/2026), kegiatan ini dihadiri unsur TNI, Polri, BNNP/BNNK, akademisi/mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, insan media serta seluruh jajaran petugas Rutan Kelas IIA Batam.
Dalam sambutannya, Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo menegaskan, pemberantasan handphone ilegal, narkoba dan praktik penipuan menjadi perhatian serius Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas).
Ia menyampaikan komitmen zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran terkait HALINAR, yaitu handphone ilegal, pungli dan narkoba.
“Petugas maupun warga binaan yang terbukti terlibat akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Fajar.
Selain itu, seluruh jajaran petugas diajak untuk terus meningkatkan pengawasan, deteksi dini dan menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas sebagai garda terdepan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
“Perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi tugas seluruh elemen masyarakat. Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk memerangi hal-hal yang merusak generasi bangsa,” serunya.
Usai pelaksanaan ikrar, kegiatan dilanjutkan dengan razia kamar hunian warga binaan sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan terhadap peredaran barang terlarang di dalam lapas.
Selanjutnya, dilakukan tes urine kepada seluruh warga binaan dan seluruh pegawai guna memastikan lingkungan Kelas IIA Batam bersih dari penyalahgunaan narkoba. Lalu penyuluhan bahaya narkoba yang diikuti pegawai dan warga binaan Rutan Kelas IIA Batam sebagai penutup rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Rutan Kelas IIA Batam dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, aman dan bebas dari praktik ilegal.
(iam)







.gif)





















