- TNI Satgas Yonif 136 Kian Peduli Kesehatan, Lakukan Pengobatan Keliling di Kampung 55 Papua Tengah
- TNI Satgas Yonif 136 Bagi-bagi Baju untuk Anak-anak Papua Tengah
- Kecam Aktivitas Tambang Pasir Ilegal Kampung Jabi, Li Claudia: Ganggu Ekosistem Lingkungan
- Cegah Liarnya Kenaikan Harga BBM di Batam, Li Claudia Konsolidasikan Pelaku Usaha, Pertamina dan PLN
- BP Batam Rayakan Paskah Bersama Opa dan Oma di Graha Lansia Titian Kasih
- Klarifikasi PT Duta Surya Makmur soal Truk Nyungsep, Angkut Limbah B3 dan Kendaraan Tak Sesuai Peruntukan
- Tindak Lanjut Jumat Curhat Kapolresta Barelang soal Kenakalan Remaja, Polsek Bengkong Gerak Sambang Sekolah Cegah Pelajar Terjerat Hukum
- Kepala BP Batam Sambut Wali Kota Kupang, Dashboard Investasi Jadi Percontohan
- 28 Petinggi Keamanan RI Jalani Ujian Gada Utama, Deni Fredian Dinyatakan Kompeten
- PT Duta Surya Makmur Gunakan Kendaraan Tak Sesuai Peruntukan Angkut Pasir Sandblast
Selain Jaga Batas RI-PNG, Satgas Yonif 136 Tuah Sakti Hadir Peduli untuk Kesehatan Warga Pageleme

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AD dari Satgas Yonif 136/TS saat mengunjungi warga Kampung Pageleme 55, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Jumat (13/3/2026). Selain menjaga perbatasan RI-PNG, mereka juga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di sana. /arsip Yonif Tuah Sakti
KORANBATAM.COM - Di tengah heningnya belantara Papua, tepatnya di Kampung Pageleme 55 yang terpencil, kehadiran sosok berseragam loreng bukanlah pemandangan yang menakutkan, melainkan sumber harapan.
Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS) melalui Pos Kp 55, pada Jumat (13/3/2026) kembali menunjukkan wujud nyata pengabdian dengan menyusuri jalan-jalan kampung, mendatangi satu per satu rumah warga untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat dalam keadaan baik.
Tanpa mengenal lelah dan jarak, para prajurit membawa peralatan medis sederhana, senyuman tulus dan hati yang peduli. Mereka memeriksa tekanan darah, memberikan vitamin hingga sekadar mendengarkan keluhan kecil yang selama ini tak tersampaikan.
Edukasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga turut disampaikan sebagai langkah preventif guna mencegah timbulnya penyakit.
Warga Distrik Pageleme, tak bisa menahan rasa harunya. Mereka merasa dijaga serta diperhatikan.
“Bapak tentara datang bawa obat, dan kasih sayang. Kami merasa dijaga, diperhatikan. Ini membuat kami kuat,” ucapnya.
Di tengah keterbatasan akses dan fasilitas, kehadiran Satgas Yonif 136/TS membawa harapan baru. Mereka tak hanya menjaga tapal batas, tetapi juga menjaga detak kehidupan masyarakat di pedalaman Papua. Karena bagi Satgas Yonif 136/TS, menjadi prajurit bukan hanya soal kedaulatan, tetapi juga tentang kemanusiaan.
Menurut Wakil Komandan (Wadan) Tim 1 Kp 55, Sersan Dua (Serda) Joko Kurniadi menyampaikan bahwa, kegiatan Komunikasi Sosial atau Komsos dan pelayanan pengobatan keliling tersebut merupakan bagian program pembinaan teritorial satgas dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah perbatasan khususnya bidang kesehatan.
“Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral TNI terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Harapannya dapat memberikan manfaat nyata serta semakin mempererat hubungan antara Tni-Rakyat,” ujarnya didampingi tenaga kesehatan (Nakes), Pratu Junaidi dan personel Pos KP 55 melalui siaran pers yang diterima KoranBatam.com, Sabtu (14/3).
(iam)







.gif)





















