- Ekonomi Tumbuh 6,76 Persen, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional
- Pertumbuham Ekonomi Batam Triwulan IV 2025 Menguat, Capai 7,49 Persen
- Pastikan Layanan Energi Sesuai Standar bagi Masyarakat, Pertamina Sumbagut Cek 15 SPBU dan 2 SPPBE
- Sambil Beri Santunan, Satrol Kodaeral IV Gelar Buka Bersama Satuan dan Anak Yatim
- CIMB Niaga Resmikan Digital Branch di Bogor
- Pertamina Sumbagut Peringati Nuzulul Quran dan Santuni Anak Yatim
- Polri Hadir dalam Genggaman Ponsel, Polsek Batu Ampar Intensifkan Layanan Darurat 110
- Simak Ya, Tips Mudik Aman Keluarga Bahagia dari Pak Polisi Polsek Bengkong
- Pertamina Sumbagut Selenggarakan Pasar Berkah Ramadan untuk Dukung Promosi Produk UMKM
- Bakti Sosial Ramadan, Polisi Batu Ampar Bagikan Beras ke Lansia
TNI AL Kodaeral IV Tampilkan Kekuatan Operasi Pantai di Laut Bangka
Latopshantai: Libatkan 1.443 Prajurit Gabungan Unsur Laut-Marinir, Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Keterangan Gambar : Latopshantai oleh TNI AL Kodaeral IV di Sungailiat, Bangka, Minggu (15/2/2026). /arsip Dispen Kodaeral IV
KORANBATAM.COM - Dalam menunjukkan kesiapan tempur, profesionalisme serta kemampuan operasi laut terpadu, TNI Angkatan Laut (AL) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV melaksanakan Management Control Lapangan (Manlap) Latihan Operasi Pertahanan Pantai (Latopshantai) Tahun Anggaran (TA) 2025 pada Minggu (15/2/2026).
Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IV, Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla bertindak sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Pertahanan Pantai (Pangkogasgabhantai) dalam melaksanakan pengendalian, pengawasan serta evaluasi dari seluruh tahapan pelaksanaan Latihan Operasi Pertahanan Pantai yang digelar di Pantai Nelayan, Sungailiat di wilayah Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Kepala Staf Angkatan laut (Ksal) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan bahwa, operasi ini melibatkan sembilan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), tujuh pesawat udara dan 1.443 prajurit gabungan dari unsur laut maupun pasukan pendarat Korps Marinir.
“Latihan ini menjadi pembuktian pentingnya kesiap-siagaan prajurit, ketepatan prosedur serta soliditas dan koordinasi antar unsur dalam mendukung keberhasilan Operasi Pertahanan Lantai,” ujar Ksal Ali.
Dalam keterangan pers dari Dinas Penerangan (Dispen) Kodaeral IV bahwa, kehadiran Dankodaeral IV mendampingi Ksal menegaskan komitmen TNI AL diperbatasan untuk bersinergi antar unsur laut, udara dan marinir pada skenario operasi pertahanan pantai menjadi gambaran konkret kesiapan TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan nasional.
Hal tersebut ditunjukkan dengan antusias warga di sekitar Sungailiat saat menyaksikan kehebatan sejumlah prajurit TNI AL dalam latihan.
Rasa kagum dan bangga nampak terlihat dari wajah mereka setelah melihat aksi ledakan, peluncuran roket hingga rentetan tembakan.
“Dengan terlaksananya Latihan Operasi Pertahanan Pantai ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat semakin siap, profesional dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah pantai Indonesia, guna mendukung terjaganya kedaulatan maupun keamanan wilayah pesisir nasional,” tukas Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral IV,
Kolonel Laut (KH) Ign. M. Pundjung T., S.Sos., M.Sc., Senin (16/2).
(iam)







.gif)





















