- Kapolres Anambas Beri Bantuan Sembako Untuk Korban Rumah Roboh Akibat Diterjang Angin Kencang
- Pelantikan Pengurus Ikabero Batam, Rudi: Sinergi Jadi Kunci Keberhasilan
- BU Fasling BP Batam Gelar Konsinyering Optimalisasi Aset Negara
- Demokrat Kepri Gelar Konsolidasi, Aneng: Satu Komando, Solid dan Wajib Menang
- Raih Emas dan Perunggu, 2 Atlet Taekwondo Persembahankan Sejarah Baru untuk Kepri
- KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam Jadi Fokus Bahasan Acara MFA 2024 di Singapura
- BP Batam Komitmen Tingkatkan Pengawasan dan Pengendalian Intern
- Warga Bengkong Indah Deklarasi Dukung ASLI di Pilkada 2024
- Polisi Lingga Beri Bantuan ke Korban Angin Puting Beliung di Desa Penuba
- Cabor Biliar Ramaikan PORS Korpri di Batam
Cegah Karhutla, Polisi Sosialisasi kepada Masyarakat
Keterangan Gambar : Polisi melakukan sosialisasi ke masyarakat. /1st
KORANBATAM.COM - Dalam rangka mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polres Kepulauan Anambas gencar memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat.
Hal itu dilakukan untuk mengurangi dampak dari Karhutla di Wilayah Hukum Polsek Siantan, Polres Kepulauan Anambas.
Seperti halnya yang saat ini dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Mengkait, Brigadir Ego Hendrik Sinjai dan Bhabinkamtibmas Desa Sri Tanjung, Briptu Handa Putra Hisar. Mereka menyambangi daerah-daerah yang rawan terjadinya Karhutla, Rabu (24/7/2024).
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Apri Fajar Hermanto melalui Kapolsek Siantan, Iptu Sutomo mengatakan bahwa, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin komunikasi sosial sembari memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang antisipasi dan pencegahan Karhutla.
Iptu Sutomo juga menekankan bahwa, agar masyarakat juga berpartisipasi dalam mencegah Karhutla ini dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar sebab ada sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.
"Kami menghimbau kepada warga untuk menjaga kelestarian alam dan ekosistem hutan yang ada. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar karena nanti ada sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan," ucapnya.
Selain itu, Iptu Sutomo juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan dampak Karhutla tersebut, dimana selain dapat merusak kesehatan, kebakaran juga dapat menimbulkan dampak berupa kerugian materil dan bahkan hilangnya nyawa manusia.
"Kita juga akan memberikan edukasi dan sosialisasi terkait dengan dampak dari Karhutla ini sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," pungkasnya.
(red)