- Isu Demo Besar Juli 2026, Kapolda Kepri Garansi Batam Tetap Aman dan Ramah Investor
- Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Duet Amsakar-Li Claudia Sukses Tembus Target Investasi Rp69,3 Triliun
- Amankan Objek Vital Nasional, Kodaeral IV Perkuat Sinergi Energi Bersama Pertamina di Bintan
- Sinergi RSBP Batam-BPJS Ketenagakerjaan: Pastikan Pekerja Batam Dapat Pelayanan Cepat dan Aman
- Batam Rasa Bali, Intip Serunya Yoga Tepi Laut dan Splashcation Juni Ini di Harris Resort Barelang
- Harga Pertamax di FTZ Batam Naik Jadi Rp15.500 per Liter, Pertalite dan Biosolar Tetap
- Mangkuk Gizi dan Pelukan Hangat Prajurit Tuah Sakti di Pedalaman Puncak Jaya
- Penuhi Hak Kesehatan Warga Binaan, Rutan Batam Deteksi Dini Penyakit Menular lewat VCT Mobile
- Dari Minus Melejit ke 15,54 Persen: Rekor Pertumbuhan Ekonomi Anambas Guncang Kepri
- Menggemaskan bak Sarjana, 34 Siswa TK Ar-Rahman Marina Batam Ikuti Prosesi Wisuda Angkatan II
Tergilas Exavator, Muhdi Meninggal Ditempat

Keterangan Gambar : Korban Muhdi meninggal ditempat langsung dievakuasi ke RS Lapangan Palmatak
KORANBATAM.COM, Anambas - Nasib malang tidak ada sorangpun tahu, kali ini menimpa seorang pekerja, Muhdi (48) warga Payalaman RT 01/RW 01 mengalami kecelakaan lalulintas diduga terlindas alat berat Exsavator (beco,red) di Jalan raya Payalaman - Desa Putik Kecamatan Palmatak, Sabtu(23/11/2019) sekira Pukul 13:45 WIB.
Saat itu Muhdi (korban,red) yang bertugas sebagai pemandu pengawas tali yang dililitkan pada roda saat jalan, tiba-tiba terlindas sebelah kanan Belco tersebut sehingga menyebabkan Muhdi meninggal dunia ditempat.
Saat polisi tiba dilokasi, korban dibawa ke RS Lapangan guna dilakukan visum dan operator Belco, Haironi (33) diamankan oleh petugas untuk proses hukum lebih lanjut. Hingga berita ini ditulis pihak Satlantas Polsek Palmatak belum memberikan keterangan. (CR1)







.gif)




















