- Toko Sempurna Jaya, Rekomendasi Tempat Membeli Parsel Lebaran di Batam
- Satgas Yonif 136 Bangun Semangat Kebersamaan lewat Makan Bersama Masyarakat Pos Kalome
- SMSI Kepri Tebar Kebaikan Ramadan, Santuni Anak Yatim dan Warga Kurang Mampu di Rangkaian HUT ke-9
- Satukan Kebersamaan di Perantauan, Warga Kecamatan Mungka Batam Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim
- Ambil Tempat Batam View Resort, Solidaritas Pembawa Acara Batam Gelar Bukber Part Kedua
- Selain Jaga Batas RI-PNG, Satgas Yonif 136 Tuah Sakti Hadir Peduli untuk Kesehatan Warga Pageleme
- Amsih HHRMA Kepri Bukber Bersama, Eratkan Silaturahmi Antarpengurus
- Pertamina Sumbagut Berbagi Semangat Lebaran lewat Program Bertajuk Sebaran 5.0
- Kuasa Hukum Andi Morena Bantah Isu Kliennya Dikaitkan Judol
- Pemkot Batam Terbitkan Surat Edaran untuk Pengelola Objek Wisata dan Pelaku Usaha Pariwisata hingga Ketua RT/RW
Tergilas Exavator, Muhdi Meninggal Ditempat

Keterangan Gambar : Korban Muhdi meninggal ditempat langsung dievakuasi ke RS Lapangan Palmatak
KORANBATAM.COM, Anambas - Nasib malang tidak ada sorangpun tahu, kali ini menimpa seorang pekerja, Muhdi (48) warga Payalaman RT 01/RW 01 mengalami kecelakaan lalulintas diduga terlindas alat berat Exsavator (beco,red) di Jalan raya Payalaman - Desa Putik Kecamatan Palmatak, Sabtu(23/11/2019) sekira Pukul 13:45 WIB.
Saat itu Muhdi (korban,red) yang bertugas sebagai pemandu pengawas tali yang dililitkan pada roda saat jalan, tiba-tiba terlindas sebelah kanan Belco tersebut sehingga menyebabkan Muhdi meninggal dunia ditempat.
Saat polisi tiba dilokasi, korban dibawa ke RS Lapangan guna dilakukan visum dan operator Belco, Haironi (33) diamankan oleh petugas untuk proses hukum lebih lanjut. Hingga berita ini ditulis pihak Satlantas Polsek Palmatak belum memberikan keterangan. (CR1)







.gif)




















