- Operasi Penangkapan Buaya Terus Berlangsung, Rudi Minta Masyarakat Batam Tetap Tenang
- Tuah HZR, Tempat Jasa Rajanya Ganti Baru Jok Mobil, Kapal dan Reparasi Sofa di Mega Legenda Batam
- Waroenk Podjok Yello Hotel Harbour Bay, Tempat Kongkow Hits Baru di Batam Ini Wajib Dijelajahi dan Dikunjungi
- Pertamina: Layanan dan Distribusi Energi Aman dan Lancar di Kepri
- Kemajuan Batam Sukses Dongkrak Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara Sepanjang 2024
- Nikmati Berbuka Puasa dengan Menu Rotasi Harian di Harris Resort Waterfront Batam
- Brigjen Pol Yusri Yunus, Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya Tutup Usia
- Disbudpar Batam Apresiasi Pelestarian Kaligrafi China sebagai Simbol Keberagaman Budaya
- BP Batam Terima Kunjungan Kerja Mayapada Healthcare dan Apollo Hospital India
- AKP Amru Abdullah, Lulusan Akpol 2012 dan Mantan Kapolsek Termuda di Rokan Hilir Resmi Pimpin Polsek Batu Ampar
Papan Reklame Jatuh Terhempas Angin Kencang Timpa Agya di Nagoya
Badai Dahsyat Landa Batam
![Papan Reklame Jatuh Terhempas Angin Kencang Timpa Agya di Nagoya](https://koranbatam.com/asset/foto_berita/IMG_20240918_040210.png)
Keterangan Gambar : Mobil Toyota Agya hitam penyok dan kaca pecah ditimpa papan besi dari baliho reklame di Komplek Lumbung Rejeki, Jalan Sultan Abdul Rahman, Nomor 8 Blok G6, Lubukbaja. Persisnya di samping kantor cabang bank CIMB Niaga Nagoya, Batam, Selasa (17/9/2024) malam. /iam/KoranBatam
KORANBATAM.COM - Satu papan besi yang merupakan bagian dari baliho reklame di Kota Batam jatuh akibat diterjang angin kencang. Jatuhnya papan reklame itu menimpa 1 mobil yang sedang diparkir.
Pantauan KoranBatam, papan reklame itu jatuh tepat di Komplek Lumbung Rejeki, Jalan Sultan Abdul Rahman, Nomor 8 Blok G6, Lubukbaja. Persisnya di samping kantor cabang bank CIMB Niaga Nagoya.
Papan besi tersebut menimpa mobil Toyota Agya berwarna hitam bernomor polisi BP 1070 FA. Salah satu warga, Icha (24 tahun) mengatakan, papan reklame tersebut jatuh sekitar pukul 19.01 WIB.
Ia menyebut, hujan badai disertai angin kencang membuat papan reklame itu ambruk dan terdengar suara keras seperti benda jatuh.
“Tiba-tiba ada suara kenceng, brakkk, pas saya lihat mobil disitu tadi sudah pecah dan hancur kena reklame,” ujarnya saat ditemui KoranBatam, Selasa (17/9/2024) malam.
Dia menuturkan, beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian dialami pemilik mobil, sebab bagian atap mobil penyok parah dan kaca bagian depan mobil pecah.
“Nggak ada, nggak ada korban, pemiliknya tidak berada di lokasi saat kejadian. Cuman tadi kaca mobil itu pecah dan atapnya hancur,” sebutnya.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang gerak cepat mengamankan serta menangani langsung tempat kejadian yang terkena dampak bencana. Petugas tersebut turun melakukan pantauan wilayah, dan mengatasi kedaruratan akibat bencana tersebut.
Beralih dari Lubukbaja, badai Kammuri di perairan Filipina juga menyebabkan setidaknya 29 titik pohon tumbang di berbagai lokasi wilayah Batam.
Dampak bencana ini menimbulkan kerusakan dan gangguan lalu lintas di sejumlah jalan utama dengan beberapa korban terluka akibat tertimpa pohon.
Dilansir dari laman BatamClick, salah satu titik kritis adalah di depan hotel Best Western Panbil (BWP). Dimana sekitar lima pohon tumbang menutup total jalan menuju arah Kepri Mall.
Dilaporkan, beberapa pengendara sepeda motor tertimpa pohon dan mengalami luka-luka. Petugas darurat tengah menangani evakuasi di lokasi.
Kejadian lainnya, tiang Masjid Raya di Batam Center yang roboh akibat badai. Lalu, bangunan Universitas Internasional Batam (UIB) juga dilaporkan mengalami kebocoran di beberapa area. Pohon besar tumbang dan menutup jalan utama menuju Pelabuhan Punggur.
Hujan deras dan angin kencang dari arah barat, mengakibatkan beberapa daerah mengalami pemadaman listrik. Warga diimbau untuk berhati-hati dalam berkendara dan menghindari wilayah terdampak.
“Diharapkan bapak/ibu, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat serta lurah, berkoordinasi dan saling memberikan informasi maupun melakukan tindakan kedaruratan untuk membantu warga,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
(iam /red)