- Sea Eagle Boat Race 2025: Regu Dayung Jawa Barat Masuk Final
- Universitas Batam Wisuda 724 Mahasiswa S-2 Kedokteran, Farmasi hingga S-1 Akuntansi
- Didukung Wasit Nasional, Balap Perahu Dayung Tradisional 2025 Berjalan Kondusif
- Pelabuhan Gold Coast Ferry Internasional di Bengkong Resmi Buka Rute Batam-Singapura
- Polda Kepri Sita 57 Botol Miras dan 12 Minol, 9 Penjual Disanksi Tipiring
- BP Batam Tekankan Kepastian Usaha dan Peran Logistik dalam Pertumbuhan Ekonomi
- Bola Out, Sakit Hati dan Kartu Merah: Motif Penganiayaan di Bengkong Batam
- PLN Batam Gelar Konsultasi Publik Usulan Perubahan Regulasi Tarif Listrik
- Sinergi Berkelanjutan PLN dan Kementerian EDSM untuk Stabilitas Energi di Batam
- Istri Siri Dianiaya Suami gegara Kepergok Dekat dengan Tamu Wanita
Perkuat Taktik Tempur dan Asah Naluri, Kopaska Latihan Peperangan Laut Khusus di Kepri

Keterangan Gambar : Pemeriksaan pasukan oleh Danpuskopaska TNI AL, Laksamana Pertama TNI Baroyo Eko Basuki (dua dari kiri) didampingi Komandan Lantamal IV Batam, Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto (paling kanan) saat gelar apel latihan peperangan laut khusus di lapangan Mako Lantamal IV, Tanjungsengkuang, Batuampar, Batam, Kepulauan Riau, Senin (18/11/2024) pagi. /iam/KoranBatam
KORANBATAM.COM - Prajurit TNI Angkatan Laut dari Pusat Komando Pasukan Katak (Kopaska) latihan peperangan laut khusus di beberapa daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk mengasah naluri dan kemampuan tempur mereka sebagai pasukan khusus TNI Angkatan Laut (AL).
Kegiatan ini dibuka oleh Komandan Pusat Komando Pasukan Katak (Danpuskopaska) TNI AL, Laksamana Pertama TNI Baroyo Eko Basuki, M.M., M.Tr. OPSLA., CRMP, selaku direktur latihan
Danpuskopaska, Laksamana Pertama TNI Baroyo Eko Basuki menjelaskan latihan peperangan laut khusus Tahun Anggaran 2024 imi merupakan agenda utama Puskopaska TNI AL yang digelar tiap tahunnya.
“Latihan ini (Peperangan Laut Khusus 2024, red) dilaksanakan di Tanjungpinang, Batam, Pulau Bintan, Kepulauan Riau dan sekitarnya pada tanggal 6-21 November 2024, yaitu selama 16 hari,” kata Laksamana Baroyo saat gelar konferensi pers usai pemeriksaan pasukan di lapangan Markas Komando (Mako) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV, Tanjungsengkuang, Batuampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (18/11) pagi.
Beliau lanjut menjelaskan, latihan itu bertujuan untuk mengasah kemampuan tempur prajurit Kopaska khususnya dalam menyusun dan menerapkan taktik dan strategi peperangan laut khusus, memperkuat kemampuan infiltrasi udara melalui terjun tempur, infiltrasi lintas permukaan serta bawah permukaan, selam tempur, intelijen dan penghancuran sasaran strategis musuh.
“Latihan ini diikuti sebanyak 251 prajurit, baik dari Kopaska, Lantamal IV Batam termasuk juga beberapa pendukung dari Komando Armada (Koarmada) I khususnya Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal), Kesehatan, Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) dan lainnya,” jelasnya didampingi Komandan Lantamal IV Batam, Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto CHRMP., M.Tr.Opsla,.
Adapun kegiatan latihan ini bertujuan untuk mengaplikasikan baik ilmu ataupun keterampilan yang telah dilatihkan pada tahap sebelumnya di pangkalan ke medan perang.
“Ini sangat perlu dilaksanakan latihan untuk memberikan pengalaman kepada pasukan agar lebih mengenali medan tugas yang sebenarnya. Nah disamping itu, dalam rangka meningkatkan kerja sama dan kolaborasi antar Kopaska dengan jajaran Koarmada RI, Koarmada I dan khususnya Lantamal IV Batam,” tukasnya.
(iam)







.gif)






















