- Bentuk Empati Kondisi Nasional, BP dan Pemkot Batam Batalkan Penyelenggaraan Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan ke-80
- BP Batam Pastikan Pekerjaan Drainase Rampung Bertahap Tahun Ini
- Ciptakan Protokol Profesional dan Berwawasan, BP Batam Selenggarakan Workshop Keprotokolan
- Amsakar Raih Penghargaan Baznas Award 2025, Komitmen Dukung Gerakan Zakat Nasional
- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
Aspers Danlantamal IV Pimpin Upacara Hari Nusantara

Keterangan Gambar : Asisten Personel Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Aspers Danlantamal) IV, Kolonel Laut (K) Acep Maksum. (Foto : Humas Kadispen Lantamal IV)
KORANBATAM.COM, TANJUNGPINANG – Asisten Personel Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Aspers Danlantamal) IV, Kolonel Laut (K) Acep Maksum, memimpin upacara Hari Nusantara. Meski diguyur hujan saat upacara, tidak mengurangi semangat dan kehikmatan jalannya upacara tersebut.
Upacara dilaksanakan di parkiran Mobil Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jl Yos Sudarso No 1, Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (13/12/2019) kemarin.
Upacara memperingati Hari Nusantara tersebut, membacakan amanat tertulis dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto.
Menko Perekonomian, dalam amanat tertulisnya mengatakan peringatan Hari Nusantara Tahun 2019, ini merupakan yang ke-19, sejak pertama kali diselenggarakan di Jakarta pada 2001.
"Ini bertujuan untuk menggaungkan kembali semangat perjuangan para Bapak bangsa dan pahlawan kita dalam mewujudkan 3 keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang pertama kali dicetuskan dalam Deklarasi Djoeanda, pada tanggal 13 Desember 1957," ujarnya Airlangga Hartarto, Sabtu (14/12/2019).
Menko Perekonomian juga mengatakan berkat perjuangan yang gigih selama 25 tahun, akhirnya konsep Indonesia sebagai negara kepulauan (Archipelagic State) diakui dunia.
Setelah United Nation Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) disahkan pada tanggal 10 Desember 1982 melalui Konvensi Perserikatan Bangsa-bangsa, tentang Hukum Laut.
Indonesia telah meratifikasinya dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985. Selanjutnya, UNCLOS resmi berlaku pada tahun 1994.
"Atas dasar inilah, negara Indonesia memandang laut sebagai jati diri bangsa serta laut sebagai pemersatu dan perekat bangsa," kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Dengan mengusung tema "Nusantaraku Berdaulat Indonesiaku Maju", mari kita jadikan momentum Hari Nusantara Tahun 2019 ini, sebagai langkah untuk mempertebal semangat kebhinekaan dan tetap melaksanakan pembangunan Nusantara dalam mengelola wilayah maritim.
"Pesisir hingga perbatasan dan pulau-pulau terluar sebagai bagian dalam upaya menjaga kedaulatan 5 bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya.
Hadir dalam acara tersebut Para Pejabat Utama Lantamal IV, Para Kepala Dinas Lantamal IV, Para Kepala Satuan Kerja Lantamal IV, Para Pamen Lantamal IV. (Ilham)