- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Disbudpar Batam Kerjasama Imigrasi, Buat Pelayanan Eazy Passport

Keterangan Gambar : Ardiwinata Kadisbudpar (paling kiri), sedang memantau pelaksanaan Eazy Passport di kantor Disbudpar Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam membuat paspor menggunakan pelayanan Eazy Passport, bertempat di Kantor Disbudpar Kota Batam, Jumat (14/8/2020).
Koordinator Tim Eazy Passport Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Rivai mengatakan, pelayanan ini merupakan pelayanan baru dari Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen Imigrasi). Bentuk pelayanan paspor dilaksanakan di luar Kantor Imigrasi.
“Di masa pandemi ini Ditjen Imigrasi melakukan inovasi, kami menjemput bola,” katanya kemarin.
Masyarakat yang ingin membuat paspor secara kolektif atau berkelompok dapat mengajukan permohonan layanan paspor. Persyaratannya sama seperti layanan saat datang ke kantor Imigrasi.
“Syarat minimal 50 orang, bisa instansi pemerintah, sekolah, pembuatannya sama seperti kantor Imigrasi KTP, KK, Ijazah, paspor lama,” jelasnya.
Kelebihan pelayanan ini, prosesnya lebih cepat. Pelayanan ini tetap memperhatikan Protokol Kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, memakai sarung tangan bagi petugas.
“Bagi masyarakat yang ingin mengajukan Eazy Passport, minimal 50 orang, mengatur tempat sesuai Protkes, berkas lengkap. Jika surat sudah disetujui pimpinan tim akan turun,” ucapnya.
Kadisbudpar Kota Batam, Ardiwinata yang juga tergabung dalam Tim Pengendalian Orang Asing (Timpora) Kota Batam mengatakan, pegawai Disbudpar dan anggota keluarga membuat paspor lewat Eazy Passport.
Menurutnya pelayanan Eazy Passport ini sangat merasa terbantu. Di tengah kondisi Covid-19 masyarakat tak perlu ke kantor Imigrasi untuk membuat paspor.
“Hari ini kita membuat paspor lewat layanan Eazy Passport, sangat cepat dan mudah,” ujarnya.