- Ekonomi Tumbuh 6,76 Persen, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional
- Pertumbuham Ekonomi Batam Triwulan IV 2025 Menguat, Capai 7,49 Persen
- Pastikan Layanan Energi Sesuai Standar bagi Masyarakat, Pertamina Sumbagut Cek 15 SPBU dan 2 SPPBE
- Sambil Beri Santunan, Satrol Kodaeral IV Gelar Buka Bersama Satuan dan Anak Yatim
- CIMB Niaga Resmikan Digital Branch di Bogor
- Pertamina Sumbagut Peringati Nuzulul Quran dan Santuni Anak Yatim
- Polri Hadir dalam Genggaman Ponsel, Polsek Batu Ampar Intensifkan Layanan Darurat 110
- Simak Ya, Tips Mudik Aman Keluarga Bahagia dari Pak Polisi Polsek Bengkong
- Pertamina Sumbagut Selenggarakan Pasar Berkah Ramadan untuk Dukung Promosi Produk UMKM
- Bakti Sosial Ramadan, Polisi Batu Ampar Bagikan Beras ke Lansia
Patroli ke Pasar, Polsek Bengkong Ingatkan Warga Waspada Hipnotis dan Copet

Keterangan Gambar : Anggota Polsek Bengkong memantau di salah satu Pasar wilayah Kecamatan Bengkong, Batam, Kamis (23/11/2023). /Polsek Bengkong
KORANBATAM.COM - Dalam upaya menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, jajaran personel Polsek Bengkong aktif mengunjungi sejumlah pusat keramaian.
Menariknya, patroli tak hanya menggunakan mobil Patroli Polsek, namun dengan berjalan kaki menyusuri sejumlah pasar perbelanjaan, termasuk pasar Bengkong Harapan, Kamis (23/11/2023) pagi.
Melalui patroli jalan kaki ini, personel Polsek Bengkong menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas.
Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir, S.H., M.H mengatakan, aksi yang dilakukan jajarannya itu merupakan upaya pihaknya untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kondusifitas di wilayah hukum Bengkong.
Ia mencontohkan, seperti kejahatan copet, jambret, hipnotis, curanmor dan gangguan Kamtibmas lainnya. Masyarakat harus lebih berhati-hati saat datang ataupun mengunjungi tempat-tempat keramaian.
“Tetap waspadai segala bentuk gangguan keamanan. Terutama bagi yang berbelanja di pasar, jika ada hal yang mencurigakan segera laporkan ke Polsek Bengkong,” ujarnya.
Kapolsek juga menuturkan, pihaknya pun sudah memasang spanduk hingga memberikan imbauan secara lisan di lapangan.
Ia juga berpesan, saat akan berpergian untuk memastikan kondisi rumah yang ditinggalkan aman. Selain itu, agar tidak berpergian sendirian terutama remaja yang kerap kali menjadi sasaran para pelaku hipnotis.
“Harapannya bisa mengedukasi masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama kepada orang asing yang belum dikenal,” tutupnya.
(iam)







.gif)





















