- Isu Demo Besar Juli 2026, Kapolda Kepri Garansi Batam Tetap Aman dan Ramah Investor
- Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Duet Amsakar-Li Claudia Sukses Tembus Target Investasi Rp69,3 Triliun
- Amankan Objek Vital Nasional, Kodaeral IV Perkuat Sinergi Energi Bersama Pertamina di Bintan
- Sinergi RSBP Batam-BPJS Ketenagakerjaan: Pastikan Pekerja Batam Dapat Pelayanan Cepat dan Aman
- Batam Rasa Bali, Intip Serunya Yoga Tepi Laut dan Splashcation Juni Ini di Harris Resort Barelang
- Harga Pertamax di FTZ Batam Naik Jadi Rp15.500 per Liter, Pertalite dan Biosolar Tetap
- Mangkuk Gizi dan Pelukan Hangat Prajurit Tuah Sakti di Pedalaman Puncak Jaya
- Penuhi Hak Kesehatan Warga Binaan, Rutan Batam Deteksi Dini Penyakit Menular lewat VCT Mobile
- Dari Minus Melejit ke 15,54 Persen: Rekor Pertumbuhan Ekonomi Anambas Guncang Kepri
- Menggemaskan bak Sarjana, 34 Siswa TK Ar-Rahman Marina Batam Ikuti Prosesi Wisuda Angkatan II
Simak Update Terkini Pergeseran Warga Rempang di Tanjung Banon

Keterangan Gambar : Penyerahan simbolis kunci rumah hunian baru ke perwakilan warga terdampak pengembangan kawasan terpadu Rempang Eco-City di Tanjung Banon, Kamis (3/7/2025). /BP Batam
KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali memfasilitasi pergeseran lima Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan kawasan terpadu Rempang Eco-City ke hunian baru di Tanjung Banon, Kamis (3/7/2025). Dengan tambahan tersebut, total warga yang telah menempati rumah baru mencapai 117 KK atau 409 jiwa.
BP Batam melaksanakan pergeseran secara bertahap, dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.
Pendekatan tersebut juga bertujuan untuk menjaga stabilitas sosial dan menciptakan iklim investasi yang kondusif di Batam.
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen BP Batam dalam mendukung investasi di Rempang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“BP Batam berkomitmen untuk terus memastikan hak-hak warga terdampak pengembangan terpenuhi dengan baik,” ucap Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, Senin (7/7).
Ia menambahkan bahwa, pemerintah menargetkan Batam tumbuh menjadi pusat investasi dan ekonomi unggulan.
Melalui proyek tersebut, lanjut Taofan, pemerintah menargetkan Batam tumbuh menjadi pusat investasi unggulan dan dapat memberikan dampak terhadap bagi kesejahteraan masyarakat.
“Sesuai arahan Presiden kepada Kepala BP Batam, kami bertugas mengoptimalkan sektor-sektor strategis. Tujuannya agar Batam dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya. (*)







.gif)





















