- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Gaet Wisman, Batam Jadi Destinasi Wedding Internasional
Event Grand Wedding Expo 2025: Wadah Promosi bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Lokal

Keterangan Gambar : Agenda Grand Wedding Expo 2025 di Atrium Timur dan Barat, Mega Mall Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (8/1/2025). /Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) semakin serius memperkuat posisinya sebagai destinasi wedding internasional melalui ajang bergengsi Grand Wedding Expo 2025 yang diselenggarakan oleh Syurga Pelaminan dan Chantika Wedding. Acara ini digelar pada tanggal 8 sampai 12 Januari 2025 di Atrium Timur dan Barat, Mega Mall Batam Center.
Informasi yang diterima Koranbatam, agenda menghadirkan berbagai layanan pernikahan premium serta produk pendukung dari 43 booth dan 54 peserta.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata menegaskan bahwa, acara ini merupakan bagian dari strategi memperkenalkan Batam sebagai destinasi wedding internasional, khususnya untuk menarik wisatawan mancanegara (Wisman) dari Singapura, Malaysia dan negara-negara tetangga lainnya.
“Kami ingin menjadikan Batam bukan hanya sebagai tujuan wisata, tetapi juga sebagai pilihan utama untuk pernikahan internasional,” katanya.
Menurutnya, Grand Wedding Expo 2025 adalah salah satu upaya konkret untuk mendukung target kunjungan wisman yang tahun ini meningkat dari 1,5 juta menjadi 1,8 juta, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Batam.
“Jika ada pasangan yang menikah di Batam, otomatis keluarganya atau rekan-rekannya juga akan datang menghadiri acara tersebut, tentu ini akan menambah kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam,” jelasnya.
Terlebih, sambung dia, Batam memiliki berbagai fasilitas penunjang yang menarik untuk pernikahan seperti kawasan pantai yang cukup banyak, sejumlah resort dan hotel serta berbagai aula pertemuan yang sangat memadai.
“Penyelenggara juga sudah bekerjasama dengan travel agent, sehingga diharapkan mengena ke target pasar wisman yang diharapkan,” ujarnya.
Acara ini tidak hanya dirancang untuk menarik calon pengantin, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi pelaku ekonomi kreatif lokal.
Dengan memanfaatkan momentum Grand Wedding Expo 2025 diharapkan Batam mampu memperkuat daya tariknya di pasar global.
Melalui kerja sama erat antara pemerintah dan pelaku usaha, Batam optimistis mampu bersaing sebagai destinasi wedding yang diminati di kawasan Asia Tenggara.
“Dengan berbagai event ini, sekaligus mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara secara signifikan ke Batam,” terang Ardiwinata.
Sementara itu, Pelaksana Kegiatan dari Surga Pelaminan dan Chantika Wedding Organizer, Rahmad Sagara menuturkan, expo ini menghadirkan berbagai layanan, mulai dari venue wedding mewah seperti Harris Hotel Batam Center, Radisson Hotel dan Grand Tama Convention Center hingga penyedia layanan dekorasi, katering serta jasa kecantikan seperti Ella Rias Pengantin dan Puti Jelito makeup.
“Selain itu, Automotive Expo dari merek-merek ternama seperti Wuling, Hyundai dan Aion juga menjadi daya tarik tambahan,” kata dia.
(iam)