- Maling Motor Bersenjata Pisau Badik Diringkus Polisi Bengkong, Satu Masih Diburu
- Tingkatkan Kemampuan Tempur Prajurit, Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak
- Batam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69 Triliun
- Ramadan 1447, Harris Hotel Batam Center-Resort Waterfront Hadirkan Iftar Delights
- Awali Tugas Barunya, Kapolres Bintan Sowan ke Kejari dan DPRD
- Menteri Pertanian Datang ke Tanjung Balai Karimun, Disambut Danrem Wira Pratama
- Bidik Turis Eropa, AirAsia Buka Penerbangan Langsung dari Batam ke Kuala Lumpur
- Akses Jalan Masih Terbatas
- Ardiwinata Dorong Asosiasi Peduli Hewan Jadi Penggerak Event MICE dan Wisata Berbasis Minat Khusus
- Rakor SMSI Kepri 2026: Merawat Kebersamaan Menguatkan Peran Media
Masih dalam Masa Pemeliharaan, PT Kisna Jaya Bertanggungjawab Perbaiki Kerusakan Jalan Peninting-Payalaman

Keterangan Gambar : Pihak PT Kisna Jaya saat memperbaiki jalan yang rusak. (Ist)
KORANBATAM.COM - Pembangunan infrastruktur jalan memegang peranan penting dalam meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat. Tak pelak, pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama demi kemajuan dan pemerataan pembangunan di Indonesia.
Tak heran, jika saat ini Pemerintah Republik Indonesia juga kian gencar melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan di daerah-daerah, khususnya di daerah terdepan terluar itu.
Proyek penanganan Jalan Peninting-Payalaman di Kabupaten Kepulauan Anambas, menjadi salah satu wujud kehadiran Pemerintah Pusat di daerah terluar utara Indonesia ini. Pembangunan jalan tersebut, juga menjadi berkah bagi masyarakat setempat.
Masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas pun berterimakasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Balai Pelaksana Jalan Nasional Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas atas paket pekerjaan penanganan Jalan Peninting-Payalaman.
Berkat kehadiran jalan aspal mulus itu, mobilisasi warga sekitar menjadi lebih lancar dan diharapkan mampu mendongkrang perekonomian masyarakat.
Belakangan ini, proyek jalan tersebut juga tengah disorot akibat terdapat keretakan aspal di beberapa titik jalan, tepatnya di kilometer 4. Namun, PT Kisna Jaya sebagai pelaksana kegiatan penanganan Jalan Peninting-Payalaman, memastikan setiap kerusakan yang terjadi pada jalan tersebut masih menjadi tanggung jawab perusahaan.
Effendi, Pelaksana Lapangan PT Kisna Jaya mengakui terjadi kerusakan-kerusakan kecil pada aspal jalan tersebut. Kendati demikian, ia memastikan kerusakan itu masih masuk dalam masa pemeliharaan.
“Dalam kegiatan tersebut terdapat kerusakan aspal pada lokasi di sekitar Kilometer 4 yang terjadi pada masa pemeliharaan dan masih menjadi tanggungjawab penyedia jasa selama masa pemeliharaan,” terangnya ketika dihubungi media, Minggu (16/3/2025).
Namun, pemeliharaan juga terkendala akibat dari kondisi cuaca pada bulan Januari-Februari di Kabupaten Kepulauan Anambas yang masih dalam siklus musim utara.
Keadaan tersebut berkolerasi terhadap pelayaran kapal yang membawa aspal untuk perbaikan dari pelabuhan Batam. Dimana keberangkatan kapal tidak diizinkan oleh otoritas pelabuhan di Batam untuk berlayar ke Anambas.
“Anambas cukup jauh dari sumber aspal yaitu Kota Batam dan pada saat itu kondisi alam cukup menyulitkan pengiriman aspal sehingga terjadi keterlambatan pengiriman aspal. Pengiriman material aspal harus didatangkan kembali, mengingat stok aspal yang dibeli hanya cukup untuk memenuhi volume kebutuhan sesuai kontrak yang ada,” ujarnya.
Effendi pun menegaskan, PT Kisna Jaya akan tetap berkomitmen dalam memperbaiki kerusakan pada jalan Peninting-Payalaman. Hal itu tak sekedar isapan jempol belaka, karena saat ini proses perbaikan sudah dilakukan dan segera rampung.
Effendi berharap, masyarakat Kepulauan Anambas untuk mempercayakan pekerjaan Jalan Peninting-Payalaman lebih baik lagi.







.gif)





















