- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Mendagri Apresiasi Bazar Sembako Murah Batam Sukses Kendalikan Inflasi

Keterangan Gambar : Bazar sembako murah di Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (15/11/2022). /Pemko Batam
KORANBATAM.COM - Bazar sembako murah di Batam sukses mengendalikan inflasi. Kesuksesan itu pun mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.
Apresiasi dari Mendagri itu disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat membuka bazar sembako murah di Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (15/11/2022).
“Pak wali memerintahkan agar segera dilakukan bazar sembako murah, agenda ini tidak hanya satu-satunya, tapi juga mendapat apresiasi dari Mendagri karena sukses mengendalikan inflasi,” ujar Amsakar.
Menurut Amsakar, inflasi harus dikendalikan. Pasalnya, jika inflasi tinggi, maka daya beli masyarakat akan minim. Sebaliknya, deflasi, akan tidak baik.
“Jadi, inflasi ini harus dikendalikan,” katanya.
Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, pada Oktober 2022, indeks harga konsumen (IHK) Batam menunjukan deflasi sebesar 0,04 persen.
Deflasi terjadi karena penurunan IHK dari 112,60 pada September 2022 menjadi 112,56 pada Oktober 2022. Inflasi tahun kalender 2022 sebesar 4,97 persen. Inflasi tahun ke tahun (Oktober 2022 terhadap Oktober 2021) sebesar 6,49 persen.
Kota Tanjungpinang (salah satu dari dua kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau) juga mengalami deflasi sebesar 0,34 persen sehingga inflasi gabungan 2 kota IHK di Provinsi Kepri menunjukkan deflasi sebesar 0,07 persen.
Deflasi yang terjadi di Batam terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau turun sebesar 1,17 persen serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga turun sebesar 0,02 persen.
Sedangkan kelompok transportasi naik sebesar 1,38 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik sebesar 0,63 persen.
Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,29 persen, kelompok pakaian dan alas kaki mengalami kenaikan sebesar 0,16 persen serta kelompok kesehatan naik sebesar 0,03 persen.
Sementara kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan yaitu kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan kelompok pendidikan. Lalu kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran. serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya.
Perbandingan inflasi bulanan, tahun kalender, dan tahun ke tahun pada bulan Oktober 2022 terjadi deflasi sebesar -0,04 persen, lebih rendah jika dibandingkan inflasi bulan Oktober 2021 sebesar 0,32 persen.
Tingkat inflasi tahun kalender Oktober 2022 sebesar 4,97 persen, lebih besar dibandingkan inflasi tahun kalender Oktober 2021 sebesar 0,98 persen. Tingkat inflasi tahun ke tahun Oktober 2022 terhadap Oktober 2021 sebesar 6,49 persen, lebih besar dibandingkan dengan inflasi tahun ke tahun Oktober 2021 terhadap Oktober 2020 sebesar 2,37 persen.
“Melaksanakan bazar sembako ini memberikan dampak langsung terhadap daya beli masyarakat,” tutupnya. (***)