- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Peringati Hari Bhakti TNI AU ke-73, Lanud Hang Nadim Gelar Donor Darah

Keterangan Gambar : Danlanud Hang Nadim Letkol Pnb Urip Widodo (kanan) dan Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 21/D.I Lanud Hang Nadim Ny Risma Urip Widodo (kiri), saat mendonorkan darah dalam kegiatan peringati Hari Bhakti TNI Angkatan Udara (AU) ke-73. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Pangkalan TNI AU (Lanud) Hang Nadim menggelar kegiatan kemanusiaan berupa donor darah, dalam rangka memperingati Hari Bhakti TNI Angkatan Udara (AU) ke-73 yang jatuh pada tanggal 29 Juli 1947 silam.
Kegiatan bhakti donor darah tersebut dilaksanakan di ruang serbaguna Lanud Hang Nadim, diikuti oleh personel Lanud Hang Nadim.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Danlanud Hang Nadim, Letkol Pnb Urip Widodo mengatakan, bahwa kegiatan ini tujuannya ialah untuk mengenang nilai-nilai luhur perjuangan dan pengorbanan putra-putri terbaik bangsa khususnya TNI Angkatan Udara.
“Partisipasi dari satuan samping dalam peringatan Hari Bhakti TNI AU sangat luar biasa. Ini wujud serta bukti bahwa sinergitas TNI-Polri dan instansi lain di wilayah Batam sangat kuat,” ujar Letkol Pnb Urip Widodo, Senin (27/7/2020).
Dijelaskan Letkol Pnb Urip Widodo, perjuangan dan pengorbanan putra-putra terbaik sekaligus pelopor pendiri TNI AU, terjadi ketika pagi buta berhasil membom kota Semarang, Salatiga dan Ambarawa.
Namun keberhasilan tersebut, harus dibayar mahal dengan jatuhnya pesawat Dakota VT-CLA di tanggul Pematang Sawah, Desa Ngoto, Bantul, sekitar 2,5 kilometer dari Pangkalan Udara Maguwo karena serangan pesawat pemburu Belanda.
“Ada tiga tokoh perintis AURI, yakni Komodor Muda Udara Agustinus Adisutjipto, Komodor Muda Udara Abdulrachman Saleh dan Opsir Muda Udara I Adisumarmo di dalam insiden jatuhnya pesawat itu,” kata dia.
Dalam rilisnya, kegiatan donor darah tersebut tidak hanya diikuti oleh personel Lanud Hang Nadim, tetapi juga diikuti oleh prajurit TNI-Polri di wilayah Batam, Ketua Ny Risma Urip Widodo beserta anggota PIA Ardhya Garini Cabang 21/D.I Lanud Hang Nadim, Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam dan Aviation Security (Avsec) Bandara.
Sementara itu, informasi yang diterima oleh KORANBATAM.COM, melalui petugas Palang Merah Indonesia (PMI) bahwa sebanyak 81 kantong darah berhasil terkumpul dari 100 orang calon pendonor.
Kegiatan kali ini, petugas mengumpulkan 81 kantong darah dari 100 orang calon pendonor,” ujar salah satu petugas PMI itu.
(iam)