- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Kendalikan Inflasi, Wali Kota Rudi Serahkan BLT untuk Masyarakat Batam

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kemeja putih) menyerahkan BLT ke masyarakat Belakangpadang, Senin (28/11/2022). /Pemko Batam
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi hadir langsung dalam kegiatan sosialisasi penyaluran Bantuan Tunai Langsung (BLT) untuk masyarakat Belakangpadang.
BLT tersebut disalurkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak hanya untuk membantu masyarakat, namun juga sebagai salah satu langkah dari pemerintah untuk mengendalikan inflasi Batam yang dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam tahun 2022.
Rudi berharap dengan adanya BLT ini dapat membantu ekonomi masyarakat, karena itu pihaknya juga berpesan agar BLT dapat digunakan sebaik mungkin dan sesuai kebutuhan.
“Ini menjadi momentum kita untuk bersilaturahmi dengan bapak dan ibu masyarakat di Belakangpadang,” ucap Rudi, Senin (28/11/2022).
Selain itu, Rudi juga menjelaskan bahwa, Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam saat ini terus menggesa sejumlah proyek pembangunan di Batam. Hal itu dilakukan tidak lain adalah untuk menggerakkan ekonomi Batam secara keseluruhan.
“Untuk apa kita bangun Batam?, pastinya supaya PAD (Pendapatan Asli Daerah) kita juga meningkat. Sehingga dampaknya pasti juga akan dirasakan oleh masyarakat Belakangpadang,” ujarnya.
Saat ini, kata dia, sejumlah proyek pembangunan yang tengah dilakukan di antaranya seperti Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Proyek pembangunannya ditargetkan selesai pada tahun 2024 mendatang.
Kemudian, lanjutnya, saat ini pihaknya juga telah merencanakan revitalisasi pelabuhan Batuampar. Pelabuhan bongkar muat terbesar di Batam ini memiliki peranan yang sangat penting untuk infrastruktur investasi.
“Kita juga akan memberikan kemudahan supaya investasi terus meningkat, sehingga pada terus meningkat,” imbuhnya.
Selain dua proyek besar tersebut, Rudi juga mengatakan, proyek pembangunan jalan-jalan utama juga terus digesa. Tidak hanya di Batam, tapi juga semua wilayah termasuk Kecamatan Belakangpadang.
Adapun jumlah penerima BLT di Batam total sebanyak 28.900 warga, dengan rincian Kecamatan Belakangpadang sebanyak 1.042 warga, Kecamatan Batam Kota sebanyak 3.008 warga.
Selanjutnya Kecamatan Nongsa sebanyak 1.216 warga, Kecamatan Batuaji sebanyak 3.258 warga, Kecamatan Batuampar sebanyak 1.906 warga, Kecamatan Bengkong sebanyak 3.034 warga dan Kecamatan Lubukbaja 1.271 warga.
Kemudian Kecamatan Sekupang sebanyak 2.394 warga, Kecamatan Sagulung sebanyak 8.267 warga, Kecamatan Seibeduk sebanyak 2.477 warga, Kecamatan Galang sebanyak 763 warga serta Kecamatan Bulang sebanyak 354 warga.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Batam, Leo Putra mengatakan, BLT akan langsung diserahkan kepada penerimanya sebagaimana data yang sebelumnya telah diverifikasi.
Bagi lanjut usia (Lansia) dan penyandang disabilitas yang menerima BLT, menurutnya tidak perlu ke kantor pos untuk mengambil bantuannya. Hal itu karena PT Pos Indonesia akan mengantarkan BLT pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) itu ke rumah masing-masing.
“Untuk lansia dan disabilitas, wajib PT Pos antar ke rumah. Seandainya, ada yang disabilitas dan tidak datang, maka pos wajib untuk mengantarnya,” ujarnya. (***)