- Satu Maling Motor Karyawan Swasta di Sagulung Batam Ditangkap, Eksekutor Masih DPO
- Suami Istri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Melcem Batam, Polisi Selidiki Kasus Ini
- Sales Counter JNE di IKN Diresmikan, Tanam 1.000 Pohon Dukung Kota Hutan Berkelanjutan
- Serap Aspirasi Satukan Sinergi Jaga Kamtibmas, Polsek Sagulung Ajak Ngopi Tokoh Warga Nias
- Warga Sakit Pencernaan di Lambung dan Empedu, Kapolsek Batuampar-Kanit Reskrim hingga Kepala Puskesmas Turun Membesuk
- BP Batam-Mayapada Resmikan Peletakan Batu Pertama RS Internasional Mabih di Sekupang
- Zest Hotel Harbour Bay Tawarkan Paket Spesial
- Ardiwinata Apresiasi Grand Wedding Expo Edisi 4 Kembali Digelar
- Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007
- BP Batam Dukung Upaya Perkuat Peran Insinyur Lokal
Kompak Bersama Dalam Wujudkan Kemajuan Batam

Keterangan Gambar : Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. /BP Batam
KORANBATAM.COM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan untuk kemajuan Batam. Hal itu disampaikan Rudi dalam beberapa kesempatan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) dengan warga.
“Pembangunan di Batam makin gencar, untuk jalan raya kami targetkan selesai hingga 2029,” ujar Rudi.
Selain jalan raya, sejumlah pembangunan di Batam seperti jembatan layang Sei Ladi, bandara, pelabuhan dan sebagainya juga terus digesa.
“Pembangunan akan merata tak hanya di perkotaan saja, namun juga di permukiman,” ujar katanya.
Untuk itu, Rudi mengajak seluruh masyarakat untuk terus kompak menjalin sinergisitas dengan pemerintah dalam memajukan daerah.
“Pembangunan ini butuh dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” ajaknya.
Di kesempatan itu, Rudi memberikan ruang bagi masyarakat setempat untuk menyampaikan semua persoalan yang ada di lingkungan terkecil. Bahkan, Rudi langsung memberikan solusi agar persoalan tersebut langsung selesai.
“Musrenbang ini menjadi wadah bagi masyarakat menyampaikan persoalan dan aspirasi sehingga kami bisa tahu apa yang dialami masyarakat,” katanya mengakhiri. (*)