- Polda Kepri Sita 57 Botol Miras dan 12 Minol, 9 Penjual Disanksi Tipiring
- BP Batam Tekankan Kepastian Usaha dan Peran Logistik dalam Pertumbuhan Ekonomi
- Bola Out, Sakit Hati dan Kartu Merah: Motif Penganiayaan di Bengkong Batam
- PLN Batam Gelar Konsultasi Publik Usulan Perubahan Regulasi Tarif Listrik
- Sinergi Berkelanjutan PLN dan Kementerian EDSM untuk Stabilitas Energi di Batam
- Istri Siri Dianiaya Suami gegara Kepergok Dekat dengan Tamu Wanita
- Jelang Pelaksanaan, Doa Selamat Balap Perahu Dayung Tradisional 2025 Digelar di Belakang Padang
- RSBP Batam Raih Penghargaan Trusted Achievement Award 2025 di Yogyakarta
- PELNI Umumkan Penambahan KM Nggapulu dan Jadwal Keberangkatan di Batam per Desember 2025
- Berikut Jadwal dan Lokasi Pemeliharaan Rutin Listrik PLN Batam Hari Ini
Bajafash 2025 Hadirkan Vina Panduwinata dan Panggung Jazz Tema Peranakan di Batam

Keterangan Gambar : Owner Bajafash, Indina Ibrahim (kiri depan), bersama fashion desainer Bajafash beberapa tahun lalu. /Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Diva legendaris Indonesia, Vina Panduwinata dipastikan akan memeriahkan Batam Jazz & Fashion (Bajafash) 2025 yang digelar tanggal 7-8 November mendatang di Wyndham Hotel Panbil, Batam.
Kehadiran pelantun lagu Burung Camar itu menjadi daya tarik utama festival tahunan yang memadukan musik jazz dan fashion tersebut.
Bajafash 2025 mengangkat tema Peranakan: Where Jazz Meets Heritage yang artinya memadukan harmoni musik, kemilau busana dan kekayaan budaya.
Penonton akan dimanjakan dengan kolaborasi musisi internasional, nasional hingga talenta lokal Batam, lengkap dengan pertunjukan fashion dari desainer ternama.
“Sudah lama diva ini tidak tampil di Batam, dan penggemarnya banyak di Singapura serta Malaysia,” ucap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata yang turut mendukung penuh acara ini.
Selain Vina, festival ini juga menghadirkan musisi favorit Gen-Z, menjadikan Bajafash sebagai ajang pertemuan lintas generasi dari penikmat jazz klasik hingga pencinta tren musik terbaru.
Pertunjukan runway fashion akan berpadu dengan live performance, menjadi ciri khas Bajafash yang membedakannya dari festival musik lainnya di Indonesia.
Pendiri sekaligus Direktur Bajafash, Indina Putri Fadjar mengatakan, tema Peranakan dipilih untuk merayakan salah satu warisan budaya Asia Tenggara.
“Bajafash selalu menjadi tempat musik dan fashion bersatu. Kami yakin kolaborasi ini akan memberi pengalaman tak terlupakan bagi penonton,” ujarnya.
Tiket Early Bird Bajafash 2025 kini tersedia dalam jumlah terbatas melalui situs resmi penyelenggara. Penonton disarankan memesan lebih awal untuk menikmati perayaan musik dan fashion yang hangat, inklusif dan penuh kejutan ini.
(iam)







.gif)






















